Belajar, menuntut ilmu, menggali pengalaman dari situasi di sekitar kita memang menarik. Dan melihat orang yang begitu semangat seperti Ibu memberikan inspirasi untuk juga menjalani sebagaimana hadist Rasuullah yang menyatakan ‘Utlubul ‘ilmi minal mahdi ilal lahdi’, tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.

Silsilah Mbah Buyamin

Riwayat Singkat Mbah Buyamin

Mbah Buyamin dilahirkan di Parengan Lamongan pada tahun 1869 M. Lahir dari pasangan Bapak/Ibu H. Noersalim. Pada usia 16 tahun diambil saudaranya yang bernama H. Abdul Djalil dan kemudian dibawa ke Sedayu. Mbah Buyamin diasuh dan dididik ilmu agama sampai usia 25 tahun. Setelah itu diajak oleh Bu H. Noersalim ke Bungah. Di Bungah dititipkan ke Pakleknya yang bernama H. Hasyim (Penghulu Bungah) dan diberi pekerjaan sebagai juru nikah. Haji Hasyim mempunyai anak perempuan bernama Mas Ayoe Noer Roekoijah, yang kemudian dinikahkan dengan Mbah Buyamin dan memiliki 3 (tiga) orang anak perempuan (wafat semua).
Istri Mbah Buyamin, Mas Ayoe Noer Roekoijah, menderita sakit saraf lama sekali dan tidak ada harapan untuk sembuh. Karena itu maka Mbah Buyamin dinikahkan  lagi oleh mertuanya (H. Hasyim) dengan Salamah, putri dari Muhammad dari Desa Tanggul Rejo Kecamatan Manyar Gresik. Dari pernikahan tersebut, Mbah Buyamin mempunyai 9 (sembilan) orang anak. Untuk saat ini 6 diantara sudah meninggal dan tinggal 3 (tiga), yakni Mbah Mas Amah, Mbah Mas Sun’an, dan Mbah Mas Maimun.
Mbah Buyamin wafat di Bungah pada usia 77 tahun, tanggal 17 Juni 1946. Mbah Noer Roekoijah wafat di bungah pada tahun 1918. Mbah Salamah wafat di Bungah pada tanggal 24 Oktober 1948.
Menurut keterangan di atas, Mbah Buyamin selama 16 tahun di Parengan Lamongan, 9 tahun di Sedayu, dan 52 tahun di Bungah sampai wafat. Adapun Canggah/Wareng/Buyut/Mbah :
1.     H. Fadlilah, wafat di Sedayu. Makamnya di Desa Ngawen Kecamatan Sedayu
2.     H. Alwi, wafat di Sedayu. Makamnya di belakang Masjid Jami’ Sedayu (Masjid Besar Kanjeng Sepuh)
3.     Bu. H. Alwi, wafat di Bungah. Makamnya di belakang Masjid Jami’ Bungah
4.     H. Noersalim, wafat di Parengan Lamongan. Makamnya di Parengan Lamongan. Konon beliau berasal dari Desa Sekalong Kecamatan Babat, seorang pedagang
5.     Bu H. Noersalim, wafat di Bungah. Makamnya di Makam Islam Bungah, (Makam Mbah Buyamin, Mbah Noer Roekoijah, dan Mbah Salamh juga di Bungah)

Tulisan silsilah/asal usul/riwayat Mbah Buyamin ini ditulis ulang dengan melalui beberapa penyesuaian dari tulisan Mbah Maimun (tertanggal: di Surabaya, 27 Agustus 1979) yang ada dalam dokumen keluarga Mbah Masyhadi Sedagaran. Apabila ada salah dari segi penulisan ejaan maupun materi silsilah, mohon untuk segera memberikan koreksi agar bisa segera disesuaikan.
Ditulis ulang oleh mohammad ilyas purwo agomo >



Kyai NOYOGATI AGUNG SEDAYU :
Mempunyai anak 1 (satu) nama : K.H. FADHILAH (Sedayu)

K.H. Fadhillah à mempunyai 8  orang anak :
1.       Bu H. Alwi
2.       Mas H. Abd. Hadi, Naib Karanggeneng
3.       Mas Ayoe Djiro, Istrinya R. Manan Poerwokusuma (H. Moh Sholeh), Penghulu Landrat Sedayu II
4.       Bu Djayeng, Sedayu
5.       Mas Djoyodihardjo, Menteri Penjual Sedayu
6.       Mas Merto, Kepala Polisi PP. Babat
7.       Mas Haji Arip
8.       Mas Kromo, Sedayu

1      Bu H. Alwi à mempunyai 6 orang anak :
1.1.    Bu H. Noer Sodiq, Sedayu
1.2.   Mas. H. Nachrawi, Penghulu Landrat Gresik
1.3.   Mas. H. Abd. Mufti, Pedagang Blimbing
1.4.   Mas H. Hasyim, Pengulu Bungah
1.5.   Bu H. Noersalim, Guru Ngaji di Bungah
1.6.   Bu H. Rais, Guru Ngaji di Paciran

2      Mas H. Abd Hadi, Naib Karanggeneng à mempunyai 4 orang anak :
2.1.   Bu Mustofa, Naib Karanggeneng
2.2.   Mas Arsoen, Kolektor Jombang
2.3.   Mas Azzis (H. Oesman), Penghulu Landrat Gresik
2.4.   Mas Moel, Polisi PP. Dinoyo Surabaya

3      Mas Ayoe Djiro, Istrinya R. Manan Poerwokusuma (H. Moh Sholeh), Penghulu Landrat Sedayu II à mempunyai 9 orang anak :
3.1.   R. Qosim, Penghulu  Landrat Sedayu
3.2.   Bu H. Abd. Aziz, Naib Blimbing
3.3.   R. Ajeng Chodijah (Bu Penghulu Landrat Gresik)
3.4.   R. Sjamsuri (H. Ali Ibrahim), Penghulu Landrat Sedayu
3.5.   R. Yasir, Asisten Wedana Ujung Pangkah
3.6.   R. Boestam (H. Moh. Said), naib Balungpanggang
3.7.   R.A. Roeminah (Bu H. Abdurrachim), Chotib Karang Binangun. Wafat Banjar Anyar
3.8.   R.A. _______ (Bu H. Cholil), Chotib Pangkat Rejo Parengan
3.9.   R.A. Loesirah (Bu H. Djalil), Chotib Sedayu. Wafat Ujung Pangkah

4      Bu Djayeng, Sedayu

5      Mas Djoyodihardjo, Menteri Penjual Sedayu à mempunyai 4 orang anak :
5.1.   Mas Ayoe (Ny. Mas Arsoen), Kolektur Jombang
5.2.   Mas Ayoe (Ny. R. Soedjono), Naib Karang Binangun
5.3.   Mas Djojodirdjo, Mantri Penjual di Jombang
5.4.   Mas Ayoe (Ny. Niti Bhd. R.G.N. Madiun I)

6      Mas Merto, Kepala Polisi PP. Babat à mempunyai 2 orang anak :
6.1.   Ratibah
6.2.   Ratidjah

7    Mas Haji Arip à mempunyai 3 orang anak :
7.1.   Mas Abd. Wahab, Chotib Sedayu
7.2.   Mas Munah, Tuban
7.3.   Mas Parto Ibrahim, Mantri Penjual Jombang

8      Mas Kromo, Sedayu

 1.     Bu H. Alwi à mempunyai 6 orang anak :
1.1.    Bu H. Noer Sodiq, Sedayu à mempunyai 3 orang anak :
1.1.1.   Mas H. Ridwan, Sedayu
1.1.2.   Mas Sapari (H. Achmad), Blimbing
1.1.3.   Mas Tol, Sedayu

1.2.   Mas. H. Nachrawi, Penghulu Landrat Gresik à mempunyai 3 orang anak:
1.2.1.   Mas H. Hadi, Penghulu Landrat Gresik
1.2.2.  A. Ayoe Noer Aisyah (Bu H. Oesman), Gresik
1.2.3.  Mas H. Adelan (Mardjoeki), Naib Bungah

1.3.   Mas. H. Abd. Mufti, Pedagang Blimbing à mempunyai 1 orang anak :
1.3.1.   Mas H. Madechan

1.4.   Mas H. Hasyim, Pengulu Bungah à mempunyai 5 orang anak :
1.4.1.   Mas H. Soekran, Ajun Penghulu Gresik
1.4.2.  Mas Ayoe Noer Rukoiyah
1.4.3.  Mas H. Masyhoer
1.4.4.  Mas Oemi
1.4.5.  Mas Toha

1.5.   Bu H. Noersalim, Guru Ngaji di Bungah à mempunyai 8 orang anak :
1.5.1.   Moh. Ja’kub, wafat di Sekaran Lamongan
1.5.2.  H. Abdurrachim, wafat di Sedayu Karang Binangun
1.5.3.  H. Abdul Djalil, wafat di Sedayu Gresik
1.5.4.  Mas Buyamin, wafat di Bungah Gresik
1.5.5.  Tohiroh, wafat di Parengan Lamongan
1.5.6.  Mas H. Noersyam, wafat di Parengan Lamongan
1.5.7.  Mas Said, wafat di Samir Duduk Sampeyan Gresik
1.5.8.  Matripan, wafat di Karanggeneng Lamongan

1.6.   Bu H. Rais, Guru Ngaji di Paciran

1.5.   Bu H. Noersalim, Guru Ngaji di Bungah à mempunyai 8 orang anak :
1.5.1.       Moh. Ja’kub, wafat di Sekaran Lamongan

1.5.2.      H. Abdurrachim, Chotib Karang Binangun à mempunyai 4 orang anak :
1.5.2.1.       Mas Ichsan Gondokusumo, Banjaranyar Kranji
1.5.2.2.      Mas Roe (Bu Poerwohadikusumo), Surabaya
1.5.2.3.      Mas Yat (Bu H. Irfan), Sedayu
1.5.2.4.      Mas Marzuqi, Surabaya

1.5.3.      H. Abdul Djalil, Chotib di Sedayu à mempunyai 4 orang anak :
1.5.3.1.       Mas Ning, Pangkat Rejo Parengan
1.5.3.2. Mas Fatonah (Bu H. Ilyas) Sedagaran Sedayu à Ibu dari Mbah Masyhadi Sedagaran Sedayu
1.5.3.3.      Mas Munawaroh (Bu H. Abdul Goni) Penghulu Sedayu
1.5.3.4.      Mas Chozin (Tjoeng), Weru

1.5.4.      Mas Buyamin, Chotib Bungah Gresik
1.5.4.1. Mas Fadlil, wafat usia 17 tahun
1.5.4.2. Mas Abdullah, Bungah Gresik
1.5.4.3. Mas Achwan (Mas Lik), wafat usia 12 tahun
1.5.4.4. Mas Ning Musyarofah (Ny. Masyhadi), Sedagaran Sedayu
1.5.4.5. Mas Yusuf, wafat kecil
1.5.4.6. Mas Amah (Ny. Abdul malik), Bungah Gresik
1.5.4.7. Mas Sun’an, Surabaya
1.5.4.8. Mas Fufah (Ny. Moh Chamzah), Bungah Gresik
1.5.4.9. Mas Maimun, Surabaya

1.5.5.      Tohiroh, wafat di Parengan Lamongan

1.5.6.      Mas H. Noersyam, wafat di Parengan Lamongan

1.5.7.      Mas Said, wafat di Samir Duduk Sampeyan Gresik

1.5.8.      Matripan, Chotib Karanggeneng Lamongan
1.5.8.1.       Plek (Ny. Kandar)
1.5.8.2.      Mas Fatimah (Ny. Jasin)
1.5.8.3.      Mas Mudjab
1.5.8.4.      Mas Jah, (Ny. Nuha Hardjosiswojo), Pensiunan PS.
1.5.8.5.      Mas Soebagijo, ABRI di Jakarta
1.5.8.6.      Mas Marijah
1.5.8.7.      Ny. Camat Kruwul Lamongan